Cendekiawan Muda Pergerakan Organisasi dari berbagai universitas di Indonesia yang berbasis keilmuan untuk mencerdaskan kehidupan Bangsa!

Kamis, 02 Maret 2017

Ada Skandal di pasar ini



Assalamu’alaikum para cendekiawan muda, semoga sehat selalu.


Black market merupakan fenomena unik, yang memungkinkan pemasaran atas produk tersebut terbebas dari bea cukai maupun bea masuk. Bagaimana tidak? Dikarenakan harga yang di tawarkan relatif sangat murah dari harga pasar, dan kualitasnya pun terjamin. Kini produk black market yang menjadi primadona para konsumen ialah gadget. Wow...! gadget yang berkelas premium di jual dengan harga murah, siapa yang tidak mau?

HP merek sumsang, apel di gigit, serta merek lainnya yang go internasional sangat di minati oleh konsumen black market. Dari data yang saya peroleh, transaksi terhadap barang bebas cukai tersebut mudah di dapati karena black market sudah menyusupi tiap-tiap daerah di Indonesia, bahkan, di pasar resmi pun masih bisa bila kita mau tanya dan punya link pada si penjual, wow... super sekali. Sebut saja si Black “Mau nyari black market mah gampang, di gua juga bisa. Di daerah Tangerang ini sudah menyebar black market, mulai dari daerah Karawaci, Perum dan sekitarnya,” Ujarnya. Wah, sangat menggiurkan,.. tapi bagaimana dampaknya terhadap prekonomian di indonesia? Yah, pasti terganggu dong, dan bahkan jadi masalah, pertanyaannya mengapa?

Pertama, produk yang masuk ke Indonesia melebihi kapasitas yang di tentukan. Wah, masyarakat Indonesia semakin konsumtif saja. Menurut data dari VNI (Visual Networking Index) Forecast Cisco pada tahun 2011, hanya dalam satu tahun pemilik gadget di Indonesia meningkat 50 juta menjadi 300 juta pengguna. Wow... wow... wow... ini tambah banyak saja pengguna smartphone di indonesia. Ini akan jadi pasar Lazisss buat black market. Jadi, di Indonesia orang akan mempunyai lebih dari 3 smartphone.

Kedua, pasti bakal merugikan Negara, bagaimana tidak ? barang itu lepas dari pajak, dan menjadi hambatan pajak serta penyimpangan terhadap bea cukai.

Ketiga, pasti menguntungkan bagi pihak penyelundup yaitu orang-orang cina. Teman saya yang ikut dalam kegiatan black market berkata bahwa sebagian besar penyelundup produk black market adalah orang-orang Cina. Memang hebat, mereka tidak hanya memecah politik bangsa ini, tetapi juga memecah mindset perekonomian orang Indonesia.

Sumber referensi tulisan:
 1. Survey lapangan
 2. Buku Pengantar perpajakan karya prof. Dr. Mardiasmo, MBA.,AK. Tentang bea cukai
 3. http://www.kompasiana.com/rifqy-tazkiyyaturrohmah/pengaruh-dari-maraknya-perdagangan-produk-black-market-di-indonesia_558d6e861597730c14fee034